Pempek Palembang dan Jamur Banteng

Minggu, 20 Mei 2012
Olraiit, balik lagi nih dengan postingan terbaru gue. Beberapa minggu lalu, gue sempet galau antara mau ikut trip anak-anak jurusan gue atau nemenin Bapak ke Palembang. Pas banget bentrok tanggal nya, 27 April. Tapi sesuai kata pepatah, if there is a will, there is a way. Alhamdulillah karena ada beberapa anak-anak yang gak bisa ikut, trip nya diundur jadi minggu kemarin, 10 Mei. So, gue jadi ikut Bapak ke Palembang plus nanti ikut Trip. FYI, gue ke Palembang dalam rangka dateng ke resepsi nikahan kakak sepupu gue di sana.

First of all, gue mau cerita tentang perjalanan gue ke Palembang yang terakhir kali gue ke sana waktu umur gue masih 4 tahun. Gue masih inget dengan perjalanan gue dulu waktu masih kecil. Gue duduk di buritan kapal sama Bapak dan gue gak suka makan Pempek yang pake kuah item. Nah, sekarang gue dah gede dan gue mau nostalgia perjalanan dulu.  Nih catatan perjalanan gue kemarin ke Palembang:

27 April 2012, Pahala Kencana Jetbus B 7950 WB
14.20 berangkat dari Term. Rawamangun
14.40 isi solar di SPBU Pemuda
15.40 mampir Term. Lebak Lulus
14.55 lanjut jalan
17.55 berhenti di rumah makan sebelum merak
18.26 lanjut lg setelah makan
19.50 masuk KMP Nusa Mulia
20.15 kapal brgkt.
22.50 nyampe pelabuhan bakauheni
02.00 berhenti di RM Gadang Jaya 3 Lampung Tengah
02.40 lanjut jalan
07.00 berhenti di RM pagi sore
07.40 lanjut jalan
10.50 nyampe pool Palembang KM.11

1 Mei 2012 Pahala Kencana Jetbus, B 7949 WB
12.40 berangkat dari pool
16.15 berhenti RM Pagi Sore
16.45 lanjut jalan
22.08 berhenti RM Gadang Jaya 3
22.45 lanjut jalan
02.00 masuk bakauheni
05.00 masuk kapal HM BARUNA I
07.50 keluar kapal
12.00 sampe Term. Rawamangun

Bisa dilihat, waktu berangkat dan pulang yang timpang. Berangkat 20 jam, tapi pas pulang sampe hampir 24 jam. Gue kaget banget pas di Pelabuhan Merak. Butuh waktu 3 jam untuk ngantri masuk kapal di hari biasa, apalagi kalo di musim mudik ya??? *ga kebayang deh.

Oiye, pas di Palembang, gue tinggal di rumah salah satu Pakde gue dan mumpung di sana, gue gak mau melewatkan berkunjung ke ikon kota Palembang. Jembatan Ampera dan Stadion Jakabaring jadi tujuan. Jembatan Ampera yang melintas di atas Sungai Musi ternyata tak sepanjang yang gue pikir waktu kecil dulu. *mungkin masih sindrom anak kecil, jd segala sesuatu terasa besar buat gue. Sekarang gue prihatin sama Sungai Musi dan Jembatan Ampera yang kalo gue liat di gambar SEA GAMES keren, ternyata biasa aja, pun pas waktu malam. Sungai Musi banyak sampah dan Jembatan nya dah terlihat tua banget. Gue ngelintasin Jembatan Ampera beberapa kali. Pertama pas mau ke rumah pakde gue yang mau bikin hajatan yg tinggal di Plaju, trus pas pulang ke homestay gue di rumah Pakde di Palembang kota, trus pas jalan ke Jakabaring. Selain jalan-jalan, gue juga sempet berkunjung ke beberapa rumah saudara-saudara di sana. Paklek, Mas-Mas sepupu gue, dan keponakan gue yang keberatan gue balik ke Jakarta bikin gue nagih untuk dateng ke sana lagi. dah diniatin dari sekarang, kalo liburan dan ada kemudahan, bakal ke sana lagi dengan agenda yang gak mepet.
Nih foto-foto kemarin di Palembang...


 Indah sama Pipi, keponakan yang selalu godain gue di sana dan ga rela gue balik ke Jakarta


sebelah kanan, Pakde gue yg rumah nya jadi homestay gw selama di Palembang. Sebelahnya, bapak gue lg narsis


Nah, ini gue. tapi ada anak kecil asing lewat dan tidak terdeteksi

 mengintip Ampera dari dalam mobil



Foto dulu. Bapak, Dimas, Lek Nardi. (kiri ke kanan) @Pool PK km.11


Secondly, gue mau cerita tentang Trip gue kemarin bareng anak-anak jurusan. Trip ini dinamain Jamur Banteng,*loh apa maksutnya??? Jadi nama ini dicetuskan oleh saudara Cahyo di rapat trip. Jamur Banteng adalah singkatan dari JAlan MURah BersAma ke Ujung Genteng. Subhanallah banget, trip pertama gue sama anak-anak jurusan. Sambutannya hangat, kekeluargaannya dapet banget, dan gue merasa beruntung bisa kuliah di Jurusan Bahasa Inggris UNJ. Mau tau berapa orang yang ikut? weiits, jangan kaget kalo kita sampe harus nyewa mobil karena jumlah anak-anak yang mau ikut membludak, 44 orang. 6 mobil berangkat dari kampus sekitar jam 5 sore. Kijang Lajang, Kijang Senior, All about Jazz, APV bujang, XeniaCeria, ExtraAvanza jadi mobil yang akan bawa kita trip 3 hari. Oiye, trip kali ini, selain ke Ujung Genteng, juga mau ke Curug Cikaso yang katanya gokiel dan masih perawan banget. cekidot aja deh foto-fotonya biar ga penasaran.






 

Titipan Kasih

Minggu, 26 Februari 2012
Ya Allah, titip kekasihku yang paling aku sayang :)

cubit saja pipinya kalau dia nakal :p

tuntunlah dia ke jalan yang benar :)

tapi jangan biarkan air mata jatuh di pipi manisnya itu :(

               karena sebagian semangatku ada di dirinya

I like bus!!!!

Senin, 13 Februari 2012
I have a new hobby now. I have already like this thing since a long time ago. Bus. What's interesting with this big vehicle? I wonder if i can go around Indonesia or maybe around the world by bus. I will ask my wife to join me go around the world by bus. Talking about bus, i have some reasons why i like this big vehicle. Of course i will talk about a good quality bus, not an "ebrek-ebrek" bus or Bismania often call it "bumel".

First, the design is always up to date. The carroseries or factories to design the bus interior and exterior always release their new bus design regularly. Since year 2000's, bus industry is more competitive. Some factories like Tentrem, Laksana, New Armada which are not really familiar before, start to compete famous factories like Adi Putro and Rahayu Santosa. The design itself also provides some new technology in audio and the material of the interiors. LED light, air suspension and some others new technology are included to build a bus.

Second, i like the way bus drivers drive their bus. Elegant and safe. With the big body it has, bus is difficult to drive. the driver should controls the bus carefully and in a full concentration. But they can drive it in a high speed. I have seen the spedometer and it shows the speed is about 120 kn/hour. Wow!!!!

I also prefer to go to my mother's hometown by bus. Do you know the bus operator company? The company is named PO Garuda Mas. Since i was child, i always use this bus operator. These are some photos of the bus..



thanks to the group garudamasMania for sharing the information. :)

Catatan Kaki Mandalawangi #lanjutan

Minggu, 12 Februari 2012
Tenaga kami benar-benar terkuras untuk mencapai Mandalawangi. Sepertinya Ojan sangat jauh di belakang kami. Saya, Kak Yusuf dan Ardy pun tidur di pinggir trek saking lelahnya. Hampir 30 menit kami tidur, tapi Ojan yang tertinggal jauh di belakang juga belum terlihat. Kami pun bangun dan melanjutkan perjalanan. Di perjalanan, kami bertemu kelompok lain yang salah satu anggotanya mengalami polip. Mereka meminjam kompor kami untuk membuat uap bagi si polip. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Perjalanan kami lanjutkan. Rupanya, Mandalawangi sudah tidak jauh lagi. Setelah melewati tanjakan terjal terakhir, sampailah kami di tugu Puncak Pangrango. Ojan dan Bocil belum nampak juga, sedangkan cuaca semakin gelap. Kami lalu turun ke Mandalawangi berharap Ojan segera datang. Di sana kami sholat ashar, mengisi botol minum dan mengecek perlengkapan. Ternyata semua tenda ada di tas yang dibawa Ojan, sedangkan semua makanan dan logistik ada di tas-tas kami, yang tertinggal hanya fly sheet.

Jam menunjukkan pukul 5 sore, tetapi Ojan juga belum datang. Cuaca mulai gerimis. Kami naik lagi ke Tugu Pangrango, berharap bisa bertemu Ojan di sana.

Di sana ada beberapa pendaki lain yang juga sedang menunggu temannya. Kami bertanya pada mereka apakah melihat orang yang berciri-ciri seperti Ojan dan Bocil. Ternyata mereka tahu, tak jauh di belakang mereka katanya. Dan tak lama kemudian, muncul lah Ojan dan Bocil. Alhamdulillah..

 sambil nunggu Ojan, foto2 dulu deh..


Car Free day, membangun budaya naik sepeda.

Kamis, 09 Februari 2012
Hari minggu tanggal 18 Desember yg lalu, Car Free Day yang rutin dilaksanakan di Jakarta merambah ke Jalan Pemuda, Jakarta Timur. Jalan ditutup untuk kendaraan bermotor kecuali busway dari pukul 6 pagi hingga pukul 12 siang. Hari itu bertepatan pula dengan agenda hari kedua Rapat Anggota Tahunan LPMJ Bahasa dan Sastra Inggris. Saya sebagai pengurus BEM Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris sudah pasti harus datang ke acara tersebut.
Saya berencana ikut menggowes sepeda saya untuk menyemarakkan Car Free Day kali ini. Sepeda BMX yang saya beli 7 tahun lalu pun saya gowes dari rumah saya di Bekasi hingga ke kampus (UNJ). Perbekalan telah disiapkan. Setelan baju untuk acara di kampus sudah masuk tas, air minum dan parfum pun sudah terbawa. Perjalanan sekitar 25 kilometer harus dilalui pagi itu. Berhubung hari ini hari Minggu, maka lalu lalang kendaraan tak begitu padat, hanya ada beberapa mobil dan sepeda motor.
Keluar Kawasan Industri Pulo Gadung, saya mulai memperlambat laju sepeda. WOW!!! Ternyata antusiasme warga sekitar sangat besar. Jalan Pemuda bagaikan lautan manusia. Ada segerombolan ibu-ibu yang bersenam ria, lalu ada anak kecil yang bermain bola di jalanan, juga komunitas-komunitas sepeda lainnya yang ikut meramaikan kegiatan hari ini. Lanjut menyusuri jalan, terlihat pula stand salah satu provider telekomunikasi yang mempromosikan produknya dengan mengadakan senam pagi bersama dan hiburan.
Ternyata kegiatan Car Free Day hanya berlaku sampai perempatan Arion. Oh, ternyata hanya beberapa kilo saja. Tapi ya sudah lah. Daripada tidak ada kegiatan ini sama sekali. Pengalaman pertama ini sangat mengesankan. Harapan untuk pemerintah DKI, perbanyak frekuensi Car Free Day di Jalan Pemuda. Insya Allah kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar dan seluruh warga Jakarta

.